Antisipasi Kerugian, Kementerian Pertanian Usulkan Petani Dieng Ganti Kentang dengan Bawang Putih

POLITIKNKRI.com – Kementerian Pertanian menawarkan tanaman bawang putih untuk ditanam petani Dataran Tinggi Dieng menggantikan kentang.

Hal ini lantaran harga kentang di pasaran yang jatuh di pasaran. Penawaran itu disampaikan petugas dari Kementerian Pertanian dalam sebuah pertemuan bersama para petani kentang di Dieng, beberapa waktu lalu.

Ketua Serikat Petani Kentang Dieng Muhamad Mudasir mengatakan, dalam pertemuan itu, utusan kementerian itu menyampaikan, pemerintah saat ini memiliki program penanaman bawang putih.

Karena itu, pemerintah menawarkan program itu kepada para petani Dieng yang berminat merotasi tanamannya dengan bawang putih.

Belum ada kata sepakat, baru wacana,” katanya.

Atas tawaran program itu, para petani yang selama ini fokus membudidayakan kentang ini tak langsung mengiyakan.

Mudasir mengatakan, pihaknya masih akan mempertimbangkan tawaran itu dengan mendiskusikannya kembali bersama petani lain.

Tidak mudah mengubah budaya pertanian masyarakat yang selama ini telah bergantung dari usaha pertanian kentang.

Terlebih, menurut Mudasir, tanaman bawang putih belum teruji keberhasilannya ketika ditanam di dataran tinggi Dieng.

Karena itu, Mudasir bisa menyampaikan nilai ekonomis tanaman itu jika dibandingkan dengan tanaman kentang ketika panen.

Petani dengan demikian harus berspekulasi karena belum diketahui hasil, atau kecocokannya ketika bibit itu ditanam di Dieng.

Petani Dieng bukannya belum pernah menjajal menanam bawang putih di lahan mereka.

Mudasir pernah mencoba menanam bibit bawang putih sebanyak 10 kilogram yang didapatkannya dari teman. Ia menduga bibit pemberian itu adalah bibit bantuan atau impor.

Setelah dirawat selama berbulan-bulan, ia pada akhirnya harus menelan kekecewaan. Hingga usia lima bulan, tanaman itu ternyata tak kunjung berbuah.

Ada teman yang pernah menanam, saya dikasih. Sudah lima bulan tidak berbuah,” katanya.

Belum tentu kondisi tanah yang tak cocok, ia lebih meragukan kualitas bibit bawah putih yang dia tanam sehingga tak berbuah.  Meski pernah gagal, Mudasir rupanya tak kapok menanam bawang putih.

Ia menjajal kembali menanam bawang putih di lahannya. Tetapi kali ini ia lebih selektif dalam memilih bibit. Ia berburu bibit bawang putih ke Parakan Temanggung yang dikenal penghasil bibit bagus.

Tetapi ia mengaku belum tahu hasil usaha pertaniannya itu. Sebab, saat ini, tanamannya masih berusia 2 bulan. Sampai usia itu, ia menilai pertumbuhan tanamannya cukup bagus.  Karena itu, jika memang pemerintah berniat membantu bibit bawang putih ke para petani Dieng, pihaknya menginginkan bibit itu bukan bibit impor.

Melainkan bibit yang didapat dari sentra penghasil bibit unggul, semisal dari Parakan.  Pemilihan bibit unggul ini juga untuk menekan risiko kerugian di tingkat petani jika hasilnya tak sesuai harapan.

Kalau memang ada program seperti itu, kami minta bibitnya seperti yang ada di Parakan,” katanya.

Artikel ini telah tayang di jateng.tribunnews.com judul Antisipasi Kerugian, Kementerian Pertanian Usulkan Petani Dieng Ganti Kentang dengan Bawang Putih

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram