Usaha Sapu Ijuk di Bondowoso Butuh Perhatian Pemerintah

POLITIKNKRI.com – Usaha sapu ijuk di Bondowoso sebenarnya cukup berpotensi dan menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat. Terbukti, usaha ini mampu menyerap tanaga kerja. Namun demikian, usaha ini masih belum mendapat perhatian pemerintah setempat.

Meski belum mendapatkan perhatian pemerintah, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sapu ijuk ini, hasilnya juga dijual ke luar derah.

Warga Dusun Krajan, Desa Gading Sari, Kecamatan Pakem, yang menjalankan usaha pembuatan sapu kipas, Pak Sunardi mengatakan, bahwa rata-rata warga di desanya menggeluti usaha sapu ijuk. Bahkan, dirinya sudah 15 tahun menjalankan usaha rumahan tersebut.

Menurutnya, usaha tersebut berkolaborasi dengan industri pabrikan dan UMKM lainnya. Misalnya untuk gagang yang terbuat dari kayu, mereka mendatangkan dari UMKM lain. Adapun kepala sapu kipas, mereka mendapatkan pasokan dari pabrik kertas.

Bahan alas sapu yang menyerupai rambut, berasal dari tapes atau ranting pohon aren yang berwarna hitam. Mereka mendatangkannya dari hutan-hutan yang terdapat pohon Aren.
Bahan tersebut, biasanya mereka datangkan dari Desa Tiris, Kabupaten Probolinggo. Sementara gagangnya, di Bondowoso juga banyak yang produksi, yang masuk dalam usaha rumahan juga.
Dalam sehari, UMKM milik Sunardi yang mempekerjakan 12 orang ini bisa menghasilkan antara 300 hingga 500 biji sapu ijuk.

Mereka menjualnya seharga Rp 5.500 ke tengkulak. Pendapatan kotor ini dikurangi oleh biaya pembelian plastik penjepit seharga Rp 1.300.

Ia menutuekan, bahwa usahanya itu kadang tekor, terutama kalau tengkulaknya tidak jujur. Kalau sudah begitu, mereka harus ganti tengkulak saja.

“Selain itu, resiko usaha adalah karena kadar air yang terlalu tinggi di ijuk sapu,” terang Sunardi.

Diharapkan usaha sapu ijuk di Bondowoso yang cukup berpotensi dan menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat, mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

Artikel ini telah tayang di timesindonesia.co.id dengan judul Usaha Sapu Ijuk di Bondowoso Butuh Perhatian Pemerintah

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram