Ada 771 Hoaks Sejak Agustus 2018, Makin Banyak Jelang Pemilu

Solo, Gatra.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat, sejak bulan Agustus 2018 ada 771 hoaks atau kabar dusta tersebar di masyarakat. Jumlahnya terus meningkat mendekati Pemilu 17 April 2019.

Menteri Kominfo Rudiantara menyatakan kementeriannya terus berupaya menyisir dan menghentikan berbagai berita bohong yang tersebar di masyarakat.

Kementerian Kominfo mencatat, sejak Agustus 2018 ada 771 hoaks. Rinciannya, bulan Agustus ada 25 hoaks, September 27, Oktober 53, November 63, Desember 75, Januari 175, dan Februari 253 hoaks.

“Semakin ke sini semakin banyak hoaks yang teridentifikasi. Kategori paling banyak dari bidang politik,” ucapnya saat melakukan kunjungan di Universitas Sebelas Maret, Solo, Sabtu (9/3).

Setelah terdeteksi, Kementerian Kominfo menghentikan penyebaran hoaks tersebut. Penanganan kasusnya diserahkan pada kepolisian.

Untuk itu, Kominfo mengimbau masyarakat agar tidak meneruskan informasi negatif. “Cirinya sebenarnya mudah, kalau sudah dimulai dengan ‘Ayo Viralkan’ dan dari kelompok tertentu pasti hoaks. Langsung hapus saja,” ucapnya.

Apalagi saat ini pengirim dan penerima sama-sama mengeluarkan biaya untuk mengakses internet dan berita bohong tersebut. Penerima hoaks, apalagi jika menyebarkannya, sebenarnya rugi.

“Ngapain kita buang-buang pulsa. Tidak usah dipedulikan saja,” ujar Rudiantara.

 

Artikel ini telah tayang di gatra.com dengan judul Ada 771 Hoaks Sejak Agustus 2018, Makin Banyak Jelang Pemilu

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram