Luar Biasa! Rhenald Kasali Kupas Tuntas Ekonomi Era Jokowi, Hasilnya Sangat Gemilang

POLITIKNKRI.com – Ketika Rhenald Kasali yang bicara, bobotnya langsung berbeda dibandingkan para kroco ekonomi yang mengaku-aku sebagai pakar serta ahli namun sejatinya tak lebih hanya kecoak tengik yang gemar kepret sana-sini tak jelas.


Walaupun beberapa buku karyanya terbilang agak berat dalam menjabarkan kupasan ekonomi, namun tak bisa dipungkiri bahwa Rhenald Kasalai adalah salah satu dari sedikit figur yang ‘matang luardalam’ serta amat mumpuni kemampuannya di bidang ekonomi serta diakui oleh dunia.

Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali melihat ada perubahan pola perekonomian di Indonesia.


Saat ini Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengedepankan pemerataan yang tumbuh dari bawah seperti pedesaan dan UMKM.


Bukan seperti di masa lalu yang dari atas, lewat konglomerat dan sebagainya. Tapi lebih pada ekonomi pedesaan, UMKM. Bahwa yang disebut dengan unicorn itu adalah orkestrasi ekonomi dengan cara baru, sehingga partisipasi rakyat bisa tertampung,” ujar Rhenald.


Ia menilai partisipasi ekonomi Indonesia sangatlah luas. Kondisi perekonomian Indonesia kini pun dikatakannya lebih baik dibandingkan sebelumnya.


Saya kira masyarakat perlu memahami bahwa keadaan sekarang, kita merasakan hidup jauh lebih enak,” katanya.


Rhenald mengatakan kini mata dunia sedang tertuju pada Indonesia. Sebab secara ekonomi Indonesia sedang mengalami pertumbuhan yang sangat baik. Contohnya, kata dia, pertumbuhan ekonomi Singapura kini di bawah Indonesia. Satu bayi yang lahir di Singapura memiliki ‘utang’ sebesar Rp 800 juta, sementara Indonesia hanya Rp 13 juta.


India pertumbuhannya lebih tinggi dari Indonesia, sekitar 7,7%. Tetapi indeks keyakinan konsumennya di bawah 100, yaitu 95. Artinya masyarakatnya tidak mau spending, masyarakatnya tidak percaya sama ekonomi bangsanya,” katanya.


Sementara Indonesia yang pertumbuhan ekonominya 5,1% memiliki tingkat keyakinan untuk berbelanja mencapai 125 poin. “Artinya 25% di atas baseline. Masyarakat kita tuh spending. Masyarakat kita optimistis terhadap hari esok,” ucapnya.


Ia tak memungkiri ada dinamika ekonomi yang naik dan turun. Contohnya satu sisi jumlah peminat umrah naik, tapi di sisi lainnya jumlah penerbangan pada Januari turun.


Baginya, itu sebuah anomali karena peak season terjadi di Bulan Desember. Ditambah penerbangan di Indonesia mengenakan biaya kargo dan bagasi. Namun, ia optimis itu semua akan kembali normal.


“Mudah-mudahan setelah diperbaiki harga avtur, beberapa bulan ke depan (jumlah orang yang terbang) naik lagi,” ujarnya.


Menurut Rhenald menghadapi pesta demokrasi 2019, baiknya terjadi kampanye yang tidak saling menyakiti. Tapi justru sebaliknya, menumbuhkan kepercayaan masyarakat terkait kebangkitan ekonomi Indonesia.


“Soal beda pilihan itu soal selera, tetapi pilihlah dengan jernih, dengan sehat. Ke depan siapa pun yang menang semua harus saling mendukung. Pesta ini rakyatnya harus bahagia, tidak boleh tertekan. Tidak seperti sekarang, salah-salahin, benci membenci, omongannya tidak enak didengar, sehingga masyarakat jadi gelisah,” ujar Rhenald.


Sila baca ulasan beliau dengan lebih mendalam, dan sila ternganganganga buah data serta fakta yang ada mengenai ekonomi di era Jokowi:


1). Di era Jokowi, hidup jauh lebih enak.

2). Di era Jokowi, mata dunia kini sedang tertuju pada Indonesia buah pertumbuhan ekonomi yang sangat baik

3). Di era Jokowi, pertumbuhan ekonomi Singapura kini di bawah Indonsia.

4). Di era Jokowi, bayi Singapura memiliki ‘utang’ 800 juta, sementara bayi Indonesia hanya 13 juta.

5). Di era Jokowi, pola perekonomian di Indonesia mengedepankan pemerataan yang tumbuh dari bawah seperti pedesaan dan UMKM, dan bukan seperti di masa lalu yang dari atas, lewat konglomerat dan sebagainya.


Setelah ada ‘testimonial’ amat gemilang dari tokoh terkemuka ekonomi Indonesia Rhenald Kasali ini saat mengupas secara amat tuntas dari a hingga z mengenai ekonomi di era Jokowi, masihkah ucapan-ucapan prematur dari tipikal sejenis Rizal Ramli, Sandi dan anggota grup sinis nan pesimis itu layak dipercaya serta diterima secara bulat-bulat?


Terlalu jauh banget perbedaan kelasnya, bagaikan unicorn dan kampret saking jauhnya.

Artikel ini telah tayang di seword.com dengan judul Luar Biasa! Rhenald Kasali Kupas Tuntas Ekonomi Era Jokowi, Hasilnya Sangat Gemilang

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram