Tampung Kapal 1.000 DWT, Pelabuhan TAA Resmi Beroperasi

Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA)  yang berada di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan akhirnya resmi beroperasional, Jumat (1/3). Keberadaan pelabuhan ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalulintas darat di kota Palembang dan juga meningkatkan perekonomian di Bumi Sriwijaya.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Keyashbandaran dan Otoritas (KSOP) Palembang, Suharto mengtakan, setelah melalui sejumlah tahapan uji coba, pelabuhan Tanjung Api-Api sudah resmi beroperasi. Kini sudah ada tiga perusahaan yang menggunakan pelabuhan sebagai tempat angkutan barang. Kapal yang digunakan yakni Kapal Pendarat (Landing craft/LCT) dan kapal tongkang yang mengangkut sejumlah komoditas.

Untuk sementara, kata dia, baru kapal dengan kapasitas 1.000 dwt (tonase bobot mati) yang dapat bersandar di pelabuhan ini dengan sarat air kapal kurang dari 3 meter. Sebab, kedalaman air dari pelabuhan ini sekitar 5,5 meter saat air pasang, dan 3 meter saat air surut. “Untuk itu, perusahaan yang memiliki kapal berkapasitas 1.000 dwt diharapkan untuk menggunakan pelabuhan ini,” katanya.

Biasanya, kapal berkapasitas 1.000 dwt banyak digunakan untuk mengangkut sejumlah komoditas bahan curah, curah cair, CPO, batu split, BBM, dan semen. Panjang dermaga juga masih terbatas yakni sekitar 50 meter. “Kalau untuk kargo belum bisa. Sebab, belum disiapkan crane,” katanya.

Sebelum dioperasikan, proses uji coba sudah dilakukan hasilnya cukup memuaskan. Dari pelabuhan ini, semua kapal bisa berlayar kemana saja karena pelabuhan ini adalah pelabuhan antar pulau. Namun karena baru, masih banyak fasilitas yang belum tersedia seperti tempat penumpukan barang, pergudangan, dan juga crane.

“Di Palembang, terhitung ada 80 perusahaan yang bergelut dibidang pengangkutan jalur laut. Ini merupakan potensi yang besar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Sumsel, Nelson Firdaus mengatakan, sampai terbentuknya Badan Pengelola (BLU) Pelabuhan Tanjung Api-Api, pengelolaan masih ditangani oleh KSOP.  “Kami berharap, pelabuhan ini cepat berkemabang,” katanya.

Dengan dioperasikannya pelabuhan, akan berdampak pada menurunnya lalulintas kendaraan bertonase besar di Palembang karena mereka akan beralih ke Pelabuhan Tanjung Api-Api

Artikel ini telah tayang di kumparan.com dengan judul “Tampung Kapal 1.000 DWT, Pelabuhan TAA Resmi Beroperasi”

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram