Puan Maharani, Hadiri Peringatan Hari Gizi Nasional dan Cek Manfaat Bansos

POLITIKNKRI.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Puan Maharani menghadiri puncak peringatan Hari Gizi Nasional 2019 di Alun-alun Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/3). Pada acara tersebut, Puan Maharani mengecek manfaat berbagai program bantuan sosial (bansos) yang dikucurkan Presiden Joko Widodo ( Jokowi), apakah benar-benar bermanfaat masyarakat atau tidak.


Saat memberikan sambutan, Puan berdialog dengan tiga perwakilan masyarakat. Ketiga warga tersebut mewakili kader Posyandu, perwakilan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan perwakilan Generasi Berencana (Genre).


Pada dialog tersebut, Bargiyati perwakilan kader Posyandu mengatakan, bahwa bansos Presiden Jokowi bagus. Apalagi kini kader Posyandu mendapat insentif dari pemerintah sebesar Rp 300.000, dan setiap anak bawah lima tahun (Balita) yang sudah mendapat Program Makanan Tambahan (PMT) setiap bulan mendapat makanan tambahan dari pemerintah senilai Rp 4.000. Demikian juga dua perwakilan lainnya, menyebutkan jika bantuan presiden sangat bermanfaat.


Saya mengajak masyarakat Indonesia untuk menyediakan makanan bergizi, sehat dan aman. Saya ini sering ke Klaten. Kalau ke sini saya jajan makanan bakso, ayam goreng, soto dan lain-lain karena semua makanan di Klaten enak-enak. Saat jajan di restoran saya juga ke toilet untuk mengecek kebersihannya,” ujarnya.


Kebersihan restoran, tempat memasak dan toiletnya, lanjut Puan, harus terus dijaga, karena makanan sehat bukan faktor enak saja tetapi juga faktor kebersihan. Hal itu bukan untuk menakut-nakuti pedagang, tetapi untuk mewujudkan masyarakat Klaten khususnya dan warga Indonesia yang sehat. Termasuk agar para penjual makanan, pedagang dan pemilik restoran untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan berjualan.


Menurutnya, ibu hamil yang mendapat PMT berupa biskuit juga harus tetap mengkonsumsi sayur-sayuran dan bubur kacang ijo serta rajin melakukan cek kesehatan. Sehingga bayi yang dilahirkan nantinya juga sehat. Dengan gizi yang tercukupi saat hamil, maka nanti sang ibu juga akan mampu memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif secara baik.


Kemudian anak-anak juga harus diberikan imunisasi lengkap dan pemberian vitamin, serta masyarakat harus tahu bahwa makanan yang bergizi bukan yang harganya mahal tetapi dapat dibudidaya sendiri seperti ternak lele, gurame dan semua jenis ikan lainnya.


Saya harapkan masyarakat mampu menyiapkan makanan yang seimbang bagi keluarganya baik karbohidrat, protein dan vitamin. Maka dari itu pemerintah menyalurkan bansos untuk masyarakat seperti PKH, BPNT, PMT bumil dan balita tujuannya agar masyarakat yang kurang mampu yang menerima program tersebut tercukupi kebutuhan gizinya sehingga mampu mewujudkan generasi Indonesia yang bergizi dan sehat,” jelasnya.


Dalam kunjungannya di Klaten, Puan juga menyerahkan bantuan sosial. Di antaranya bantuan kesehatan ibu dan anak 1.000 pasang, KIP 300 peserta, PKH dan BNPT sebanyak 550 peserta, PMT ibu hamil 500 kg dan PMT balita sebanyak 500 kg. Penyerahan bantuan secara simbolis kepada masing-masing penerima.


Penyerahan bantuan disaksikan Bupati Sri Mulyani, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito dan President Director Tempo Scan Group, Handojo S Muljadi. Penny K Lukito berharap, masyarakat Indonesia mendapatkan gizi yang aman. BPOM RI mendukung semua UMKM makanan di Indonesia untuk menghasilkan produk makanan yang aman dan sehat.


“Kami terus berupaya mengedukasi masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas untuk mendapatkan makanan yang sehat dan aman. Kami juga mengapresiasi Pemkab Klaten bersama komponen masyarakat Klaten terus berupaya memasyarakatkan makanan yang bergizi dan seimbang kepada masyarakat,” katanya.


Melalui inovasi yang dilakukan pemerintah daerah, imbuhnya, maka masyarakat akan semakin cerdas dalam mengolah makanan yang bergizi, sehat dan aman sehingga program mewujudkan generasi Indonesia yang bergizi dan sehat dapat tercapai.


Di sisi lain, President Director Tempo Scan Group, Handojo S Muljadi mengemukakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Hari Gizi Nasional 2019 di Klaten. Melalui kegiatan tersebut pihaknya sekaligus mendukung program pemerintah dalam percepatan perbaikan gizi masyarakat.


Untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan perbaikan gizi masyarakat, Tempo Scan Group pada tahun 2019 melaksanakan program wujudkan generasi Indonesia bergizi dan sehat yang akan menjangkau beberapa wilayah di Kabupaten Klaten. Total estimasi penerima bantuan mencapai 5.000 anak-anak di atas usia 2 tahun,” jelasnya.


Pada tahun 2018, kata Handojo, program tersebut telah menjangkau lima kabupaten di Provinsi Jawa Barat dan Banten. Serta meliputi 172 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di 8 kecamatan dan berhasil membantu 8.781 anak-anak dengan usia di atas 2 tahun. Dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) ini, Tempo Scan Group menggandeng peran serta masyarakat dan instansi terkait seperti Posyandu yang merupakan pusat pelayanan kesehatan dasar terdekat dengan masyarakat.


Provinsi Jawa Tengah termasuk Kabupaten Klaten memiliki beragam potensi mulai dari sektor pertanian, perdagangan hingga industri. Kami berharap CSR ini menjadi sinergi yang baik dengan upaya pemerintah memperbaiki status gizi anak,” pungkas dia.

Artikel ini telah tayang di merdeka.com dengan judul Puan Maharani, Hadiri Peringatan Hari Gizi Nasional dan Cek Manfaat Bansos

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram