Tambang Bakan Ambruk, Polda Sulut Kerahkan Anjing Pelacak

POLITIKNKRI.Com-Sekitar 30 pasukan Kombi B Brimob ditambah 60 anggota Polres Kotamobagu  Inuai dikerahkan turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi para penambang yang menjadi korban.

Bersinergi dengan TNI, Basarnas, PMI, pemerintah setempat dibantuk warga menjadi team work yang solid tim gabungan terus melakukan evakuasi di lokasi musibah ambruknya lobang penambangan emas tanpa izin atau yang kerap disebut PETI di lokasi tambang rakyat, Desa Bakan atau yang terkenal dengan sebutan ‘super busa’, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong.

Kombes Pol Ibrahim Tompo Kabid Humas Polda Sulut menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut dan turut berduka cita atas korban meninggal dunia.

“Kita prihatin dengan kondisi yang terjadi di seputaran lokasi tambang, kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan evakuasi terhadap para korban, apalagi mengingat di dalamnya masih banyak korban,” ujar Tompo, Kamis (28/2/19).

Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto telah menginstruksikan agar jajarannya mulai dari Polres Kotamobagu, Brimob, Samapta dan Dokkes (Tim DVI) agar turun melakukan bantuan dan evakuasi.

“Segala upaya dari kepolisian akan dilakukan secara optimal dari pengerahan personel maupun peralatan yang kita miliki,” tututrnya.

Selain jajaran Polres Kotamobagu dan Kompi B Brimob Inuai Polda Sulut juga telah mengirimkan Tim Sar Samapta dan Unit K-9 berjumlah 10 orang dipimpin kasubdit Gasum Sabhara untuk membantu melakukan evakuasi.

 Artikel ini telah tayang di tribun.com dengan judul Polda Sulut Kerahkan Anjing Pelacak di Lokasi Ambruknya Tambang Bakan

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram