Terkait Unjuk Rasa FUIMB, Pemda Morotai Gelar Rapat Bersama Kapolda

POLITIKNKRI.com – Pemda Kabupaten Pulau Morotai mengadakan rapat bersama Kapolda Maluku Utara, rapat tersebut bertempat di ruang Polres Pulau Morotai Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (26/2).

Cofee Morning dan diskusi bersama Kapolda Malut dalam rangka membahas permasalahan Festival Merah Putih yang berujung pada aksi unjuk rasa oleh Front Umat Islam Morotai Bersatu ( FUIMB ).

Rapat itu dihadiri oleh Kapolda Malut Brigjen Pol Drs. Suroto MSI, Bupati Morotai Beny Laos SH, Danlanud Leo Wattimena Kolonel Nav Arif Budhiyanto SE, Kasat Brimob Polda Malut Kombes Pol Budi Satrejo SIK M.Hum, Danlanal Morotai Letkol Laut ( P ) Kariadi Bangun ST. Hanla, Kapolres Pulau Morotai AKBP Mikael P Sitanggang, Kasdim 1508/Tobelo Mayor Inf Roby Manuel mewakili Dandim 1508/Tobelo, Hi Arsyad Haya Ketua MUI Morotai Morotai, Kubais Baba Kepala Kemenag Morotai, Hi. Amirudin Ahmad Ketua FKUB, Muhamad Kharie Sekda Morotai, Laohin Gorahe Kaban Kesbangpol Morotai, Kasi Intel Kejari Asep Ridha Subekti, jumlah yang hadir kurang lebih 20 orang.

Dalam pertemuan yang dilakukan Kapolda Maluku Utara Brigjen pol. Drs Suroto menyampaikan ucapan terimah kasih kepada Forkopimda yang sudah berinisiatif mengawal kegiatan kemarin yang sudah dapat diselesaikan dengan baik, karena kegiatan Karnaval Merah Putih oleh Yayasan Barokah Surya Nusantara sangat disayangkan dan kita semua mengutuk keras kejadian tersebut.

Kemudian katanya, tujuan berkunjung ke Morotai hanya untuk memastikan situasi Kamtibmas di Kabupaten Pulau Morotai dan alhamdulillah situasi sekarang ini sudah berjalan dengan kondusif.

Kapolda menghimbau kepada masyarakat agar semua permasalahan ini di serahkan kejalur hukum dari pada kita mengarahkan massa untuk Demonstrasi, jangan sampai justru hal ini menimbulkan masalah baru bagi masyarakat. Padahal dari awal kita mengharapkan agar masalah ini diproses sesuai hukum sehingga jelas seumuanya dapat terungkap katanya.

Kita sudah mengalami sejarah konflik seperti itu ditahun 1999, jadi masalah seperti itu siapa yang dirugikan sudah tentunya masyarakat yang menjadi korban,” ujar Kapolda.

Sesungguhnya kita semua ungkap Kapolda, sudah mengalami kejadian itu dan mengalami kehilangan keluarga kita sehingga
potensi-potensi yang mengarah khususnya pada Isu SARA harus kita minimalisir secara baik.

Terkait dengan masalah ini, katanya akan kami mengumpulkan fakta-fakta siapa saja yang terlibat dalam kegiatan itu dari awal sampai akhir dan selanjutnya kita lakukan pemeriksaan.

Kemudian dari awal pihak Yayasan Barokah Surya Nusantara datang ketemu siapa, sehingga pada saat kegiatan Karnaval merah putih tersebut kita tahu siapa yang bekerja dan siapa yang berbuat apa sehingga peran masing-masingnya jelas di ketahui katanya.

Kapolda berharap diberikan kesempatan sekali lagi kepada Polri khususnya Polres Pulau Morotai untuk melakukan investigasi kasus karnaval merah putih oleh Yayasan Barokah Surya Nusantara tersebut, Untuk itu kami meminta agar situasi Kamtibmas harus dijaga dan berharap kesepakatan ini harus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat sehingga bukan hanya pada pertemuan ini saja tetapi masyarakat juga harus tahu.

Sementara Ketua MUI Morotai Arsad Haya menyampaikan, dirinya selaku ketua MUI sebagai pengayom umat islam di Morotai, apa yang terjadi kemarin yang dilakukan oleh umat islam, dirinya bertanggung jawab secara kelembagaan.

“Terimakasih kepada aparat keamanan yang telah mengamankan kegiatan aksi oleh Front Umat Islam Morotai Bersatu ( FUIMB ), dan kami meminta maaf karena dalam aksi kami ada letupan yang terjadi. Apa yang terjadi kemarin adalah tuntutan masyarakat yang mana masyarakat merasa kecewa karena mereka meminta kehadiran Bupati untuk untuk memberikan klarifikasi dan juga motivasi kepada masyarakat namun, Bupati tidak bisa hadir,” terangya.

Hari ini ujar Kakanmenag, pihaknya akan memasukan laporan terkait apa yang telah terjadi dalam acara Festival Merah Putih di Pantai army dock, dan akan terus kami pantau sampai ada proses hukum yang tepat,” Kapolda juga sudah berjanji,” ungkapnya.


Artikel ini telah tayang di Kongkrit.com dengan berjudul Terkait Unjuk Rasa FUIMB, Pemda Morotai Gelar Rapat Bersama Kapolda.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram