Tiga Wilayah di Riau Mulai Berkabut akibat Kebakaran Hutan dan Lahan

PEKANBARU, KOMPAS.com – Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) masih terjadi di wilayah Riau. Saat ini, ada tiga daerah yang dilanda kabut asap yang dikhawatirkan mengganggu kesehatan masyarakat. Hal itu disampaikan Kepala Daerah Operasi (Daops) Manggala Agni Edwin Putra kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (16/2/2019). “Daerah yang sudah dilanda kabut asap, yakni Kota Dumai, Kecamatan Rupat di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Rokan Hilir,” ujar Edwin. Dia menyebutkan, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Mumugo, Kecamatan Tanah Putih, Rohil. Luas lahan yang terbakar 112 hektar. Selain itu, di Desa Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, dengan luas lahan yang terbakar sekitar 31,5 hektar, dan di Desa Teluk Pecah, Kecamatan Rupat, Bengkalis, dengan luas lahan terbakar sekitar 230 hektar

Berdasarkan hasil pantauan dari udara, kata Edwin, karhutla wilayah-wilayah itu sangat parah, sehingga menimbulkan kabut asap.  Hutan dan lahan yang terbakar mengakibatkan kepulan asap warna putih bercampur hitam membubung tinggi ke udara. “Kemarin kami mmelakukan patroli dari udara menggunakan Heli Bell 412 KLHK. Di samping tiga lokasi tersebut, info dari Satgas Darat BPBD Kabupaten Kepulauan, karhutla juga terjadi di sana, yakni di Kecamatan Tebing Tinggi,” kata Edwin. Dia mengatakan, tim gabungan saat ini yaitu Manggala Agni, TNI, kepolisian, pihak perusahaan dan masyarakat, sejak dua pekan terakhir melakukan pemadaman. “Kondisi yang kering, angin kencang dan cuaca panas menyebabkan kebakaran terus meluas,” ujar dia. Manggala Agni telah mengerahkan seluruh kekuatan untuk berjibaku mematikan api.

“Untuk mendukung upaya pemadaman di wilayah tersebut, hari ini kami BKO (perbantukan) pasukan Manggala Agni sebanyak 5 regu terdapat 75 org personel yang berasal dari Daops Pekanbaru, Daops Siak dan Daops Rengat. Pasukan akan kita tempatkan di titik-titik penting untuk mencegah pejalaran api agar tidak terus meluas,” ujar Edwin. Di samping itu, satu Unit Heli Bell 412 KemenLHK hari ini juga akan melaksanakan pemadaman udara (water bombing) di wilayah Kecamatan Rupat, Bengkalis. Edwin mengatakan, Kepala Balai PPIKHL (Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan), Israr, menyatakan bahwa Manggala Agni siap untuk mendukung upaya pemadaman karhutla di Provinsi Riau. “Beliau juga berpesan agar seluruh pasukan tetap menjaga kesehatan dan keselamatan tim di lapangan. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar kejadian Karhutla ini bisa segera dikendalikan,” ujar Edwin

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram