Apa Hukum Bercinta dengan Robot Seks dalam Islam?

POLITIKNKRI.Com-Di negara Jepang robot seks belakangan ini laris dijual karena menimbulkan sensasi berbeda bagi penggunanya. Namun apakah hukumnya diperbolehkan dalam Islam ya?

Di Jepang, robot seks yang diperjualbelikan berupa wujud perempuan cantik berambut panjang, tubuhnya juga seksi. Banyak manfaat yang dirasakan ketika seseorang menggunakan robot seksi tersebut.

Meskipun sedang tren, sebaiknya Anda tidak usah mencoba-coba bercinta dengan robot seks tersebut ya. Karena dalam Islam, jelas hukumnya haram alias dilarang keras!

Ustadz Fauzan Amin dari LDNU menerangkan, jika manusia bercinta dengan robot itu menyalahi kodrat Allah. Karena Allah telah mengatur semua terkait cara menggauli istri yang sah.

Firman Allah: “Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya..” (QS Ali Imran: 6)

“Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik.” (QS. Al-Hasyr: 24)

“Tidak ada dalil yang khusus bicara robot seks, karena ini masalah baru dan belum ada di zaman nabi. Akan tetapi jika kita membaca beberapa referensi baik Al Quran, Hadist dan kitab para ulama fiqih, maka setidaknya ada dua kesimpulan hukum,” ujar Ustadz Fauzan, Selasa (29/1/2019).

Ustadz Fauzan menyebutkan, pendapat pertama adalah pelaku dihukumi seperti dosa zina seperti, tapi tidak sampai di rajam. Karena melakukannya hanya dengan benda, selain manusia.

Pendapat kedua, tambah Ustadz Fauzan, bisa juga dihukumi tidak sampai seperti dosa zina. Ulama merujuk pada hukum istimtak dengan tangan (onani). Ada empat imam yang sepakat mengharamkan.

Mereka merujuk pada ayat Quran surat Al-Mu’minun Ayat 5, berbunyi:

???? ????? ?????????? ?????: ????? ???????? ????? ?: ??? ???????? ?????????? ???? ?????????? ???????? ?????????? ???????????????? ????????? ??????? ?????????? ?? ???????? ??????????. ?? ???? ???? ?????????? ?????????? ??????????? ????????? ???? ???????. ???????

Dari Ibnu Mas’ud, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Hai para pemuda, barang siapa di antara kamu yang sudah mampu menikah, maka menikahlah. Karena sesungguhnya menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih dapat menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena berpuasa itu baginya (menjadi) pengekang syahwat”. [HR. Jamaah]

Rasulullah bersabda:

????????? ????? ????? ????? ??????????: ?????????????? ??????? ???????? ??????????? ???????????? ??????? ???????? ??????????? ?????????????? ??? ???????? ?????.

“Ada tiga golongan yang pasti akan ditolong oleh Allah. Antara lain seorang budak yang ingin menebus dirinya dengan mencicil kepada tuannya, orang yang menikah karena ingin memelihara kesucian, dan pejuang di jalan Allah.

“Makanya Nabi menganjurkan kepada para jomblo sejak dulu agar segera menikah kalau sudah merasa mampu. Kalau memuaskan syahwat dengan benda atau objek lainnya, jelas dilarang,” ucap Ustadz Fauzan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Instagram