Kementerian Perindustrian Dorong Peningkatan SDM Tenaga Kerja Lokal PT VDNI

POLITIKNKRI.com – Program pelatihan ini dilaksanakan atas kerja sama antara PT VDNI dan Kementerian Perindustrian Indonesia, untuk meningkatkan kualitas SDM tenaga kerja lokal.

Ini merupakan dukungan penuh untuk meningkatkan kopetensi tenaga kerja lokal, yang dimana kemetrian akan melatih para pengawas kita yang ada di smelter untuk lebih memahami proses produksi” kata HRD PT VDNI, Haris Nirwana.

Dia mengatakan, hal yang paling membanggakan dalam program pelatihan ini, setiap tenaga kerja tidak perlu lagi mengeluarkan biaya. Dikarenakan selama pelatihan seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah melalui Kementerian Perindustrian.

Biaya pelatihan ini free, semua ditanggung oleh pemerintah. Selain gratis tenaga kerja yang ikut dalam pelatihan ini juga mendapat insentif training,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Industri Logam Bukan Besi Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE), Bimo Pratomo, menjelaskan para tenaga kerja akan mendapat materi proses pembuatan nikel fikeren dan pelajarn mengenai managamen kepemimpinan kepada Superfisor PT VDNI.

Jadi materi yang diberikan adalah terkait teknis dan non teknis. Teknisnya adalah tentang proses produksi peleburan nikel dan non teknisnya terkait manajemen dan kepemimpinan karena mereka adalah para pengawas” jelasnya.

Pelatihan ini akan dilaksanakan selama empat hari dengan mendatangkan pemateri dari dosen Institute Tehnologi Bandung (ITB).

Ini bentuk kepedulian dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian. Memberikan kesempatan kepada putra daerah bersaing menuju era industri era milenial new era industri PT. VDNI,” tambah Ekternal Affairs Managar PT VDNI, Indrayanto.

Artikel ini telah tayang di sultrakini.com dengan judul Kementerian Perindustrian Dorong Peningkatan SDM Tenaga Kerja Lokal PT VDNI

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram