Sebanyak 2.856 Video Serangan Teroris Berhasil Diblokir Kominfo

Pemblokiran konten video serangan teroris di dua buah masjid di Selandia Baru beberapa waktu yang lalu juga dilakukan oleh Kominfo. Melalui mesin Ais-nya Kominfo mengatakan bahwa mereka berhasil menghapus 2.856 video.

Dikutip dari Detik, Kominfo mengatakan bahwa secara rinci, konten video serangan teroris tersebut ditemukan sebanyak 355 video di Facebook, 1.501 video di Instagram, Twitter 856 video, dan YouTube 144 video. Dengan demikian, secara total ada 2.856 video yang berhasil diblokir oleh Kominfo dengan menggunakan mesin Ais yang dimilikinya. Pemblokiran tersebut dilakukan sejak Jumat (15/3) pukul 15.00 WIB sampai dengan hari Senin (18/3) per pukul 08.00 WIB.

Lebih jauh, Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu juga kembali mengingatkan agar masyarakat yang menerima video penembakan tersebut itu tidak ikut menyebarluaskannya lagi. Ia mengimbau kembali warganet Indonesia untuk tidak menyebarkan video aksi terorisme yang sangat brutal tersebut.

Seperti diketahui, pelaku serangan teroris ke dua masjid di Selandia Baru tersebut adalan Brenton Tarrant. Ia sempat melakukan live streaming di Facebook saat melakukan aksi sadisnya dengan memberondong peluru ke jamaah yang akan menjalankan ibadah Jumat. Insiden tersebut terekam selama 17 Menit.

Sebanyak 50 orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka dalam aksi teror penembakan brutal di dua masjid di kota Christchurch. Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern telah menyebut penembakan brutal ini sebagai serangan teroris dan mengutuknya. PM Ardern menyebut Tarrant sebagai pelaku utama serangan teror di dua masjid tersebut.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram