Empat Upaya Kemenag Pulihkan Marwah Pasca OTT KPK

POLITIKNKRI.com – Kementerian Agama menjadi sorotan publik setelah peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Surabaya, Jumat (15/3) lalu.

Ada enam orang yang tertangkap, dua di antaranya adalah pejabat Kementerian Agama, HRS dan MFQ.

Menag, Lukman Hakim Saifuddin, menilai, peristiwa ini sangat memprihatinkan di tengah upayanya dan jajaran lainnya untuk mencanangkan, menjalankan, dan mengawal tata kelola kepemerintahan yang mencerminkan misi menolak korupsi, kolusi, nepotisme, suap, ataupun gratifikasi.

Kemenag bahkan menjadikan integritas sebagai salah satu nilai budaya kerja utama yang harus dipegang teguh dan dioperasionalkan dalam tata kelola kepemerintahan di lingkungan Kementerian Agama.

“Peristiwa OTT oleh KPK merupakan fakta yang menunjukkan bahwa masih ada kelemahan dalam sistem dan tata kelola kepemerintahan di lingkungan Kementerian Agama.

Kelemahan itu harus segera diidentifikasi dan dilakukan perbaikan sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di masa yang akan datang,” ujarnya, saat memberikan pernyataan resmi terkait kasus tersebut, di Jakarta, belum lama ini.

Lantas apa upaya Kemenag? Berikut langkah-langkah konkrit yang akan dilakukan Menag dan jajarannya untuk memulihkan marwah Kementerian Agama.

Artikel ini telah tayang di jitunews.com dengan judul Empat Upaya Kemenag Pulihkan Marwah Pasca OTT KPK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Instagram