Senjata Kelompok Ali Kalora Tinggal Empat

POLITIKNKRI.com – Setelah dilakukan penyergapan oleh Satuan Tugas (Satgas) Tinombala, kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora tinggal berjumlah 12 orang.

Mereka kini hanya memiliki empat pucuk senjata, dua jenis M16 dan dua pistol revolver.

Begitu yang disampaikan oleh Asisten Operasi Mabes Polri (Asops) Irjen Rudi Sufahriadi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3/2019).

Mantan Komandan Korps Brimob Mabes Polri itu menjelaskan bahwa kelompok ini telah terdeteksi keberadaannya yang selalu berpindah dari Poso pesisir selatan ke pesisir utara dan Kecamatan Sausu.

“Jadi mereka ini ada dua kelompok, mereka ini tidak berjauhan. Di Pesisir Selatan ke Utara dan Sausu saja,” terang Rudi.

Dari penyerbuan itu, tambah Rudi, Satgas yang dibantu oleh TNI berhasil menembak mati anggota kelompok MIT pimpinan Ali Kalora
yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Basyir alias Romzi.

“Kita juga berhasil menangkap dalam keadaan hidup Aditya alias Idat asal Ambon,” jelas Rudi.

Penyerbuan ini terjadi pada pukul 17.50 WITA di Desa Padopi dengan lima anggota kelompok MIT yang tengah beristirahat di sebuah pondok di perkebunan Kopi. Saat ini, sambung Rudi, Satgas tengah fokus terhadap tiga titik pengejaran yakni di Poso Pesisir Selatan dan Utara serta di Kecamatan Sausu.

“Pengejaran dilakukan secara sistematis dan masif. Kini satgas juga melanjutkan kegiatan pengejaran terhadap DPO lainnya,” pungkas Rudi.

Artikel ini telah tayang di hukum.rmol.co dengan judul Senjata Kelompok Ali Kalora Tinggal Empat

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram