Kenapa Jika Tidur Terlalu Lama, Malah Terasa Pusing Saat Bangun?

POLITIKNKRI.Com-Biasanya saat akhir pekan tiba, Anda akan melakukan ‘balas dendam’ dengan bangun lebih siang, yang membuat jam tidur Anda lebih lama dari biasanya. Namun, mengapa jika tidur terlalu lama seperti ini justru bisa membuat pusing saat bangun?

Menurut pelatih ilmu tidur dan pendiri SleepZoo, Chris Brantner, hal itu bisa disebabkan karena Anda mungkin terbangun pada tahap tidur yang salah. Secara umum, Chris menjelaskan bahwa orang perlu menyelesaikan lima tahap tidur dalam satu malam agar merasa segar saat pagi, yang setiap tahapnya membutuhkan waktu sekitar 90 menit.

Lima tahap tidur yang harus diselesaikan itu terdiri dari tahap satu dan dua yang disebut tidur ringan atau light sleep, di mana orang masih mudah dibangunkan. Tahap tiga dan empat disebut dengan tidur dalam atau deep sleep, merupakan tahap tidur yang paling sulit dibangunkan. Terakhir adalah tahap tidur REM alias tahap gerak cepat mata di mana orang mulai bermimpi.

“Menyelesaikan lima tahap ini membuat Anda tidur sekitar 7,5 jam. Jadi, jika Anda tidur lebih lama dari itu, pada dasarnya Anda meningkatkan kesempatan untuk bangun pada salah satu tahap tidur dalam, yang dapat dengan mudah menyebabkan perasaan pusing saat bagun,” ungkap Chris.

Lalu, bagaimana jika terlanjur kebablasan tidur hingga lebih dari 10 jam? Chris menganjurkan untuk pergi keluar dan mencari cahaya alami, yang akan membantu jam internal tubuh menyesuaikan diri. Bisa juga dengan berjalan kaki singkat di sekitar rumah, untuk memberikan sinyal pada tubuh agar bangun dan memulai hari.

Namun, jika Anda tidak ingin merasa pusing saat bangun tidur, sebenarnya caranya sangat mudah, yaitu dengan tetap setiap pada jadwal tidur yang konsisten setiap hari dalam seminggu, termasuk saat akhir pekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Instagram