Massa Beringas Aparat TNI-Polri Terpaksa Melakukan Penembakan

POLITIKNKRI.com – Babinsa dan Babinkamtibmas yang sedang bertugas melakukan pengamanan harus berhadapan dengan massa pendemo. Himbauan yang diberikan aparat keamanan dan negosiasi tidak berhasil situasi massa semakin brutal.

Dalmas melakukan dorongan massa, massa semakin brutal dan dilakukan lintas ganti dengan dalmas lanjutan. Dalmas lanjutan bergerak, massa semakin brutal dan pasukan PHJ Brimob dan PHH TNI AD pun bergerak maju.

Karena massa semakin brutal, water kanon menyemprotkan air ke arah massa namun massa masih tetap brutal dan tim penindak bergerak maju.

Tim penindak melakukan penembakan gas air mata, penangkapan terhadap para provokator serta melakukan pemadaman api yang dibakar massa, selanjutnya dilakukan lintas ganti oleh tim anarkis karena massa semakin brutal.

Tim anarkis gabungan Brimob dan TNI AD yang menggunakan sepeda motor melakukan tembakan pantul, massa semakin brutal tim melakukan penembakan pilih sasaran bawah pinggang untuk melumpuhkan massa yang membawa alat tajam, air keras, bensin, senpi serta benda – benda yang membahayakan petugas dan masyarakat. Massa pendemo pun dapat diatasi.

Kejadian ini merupakan simulasi dalam latihan gabungan TNI – Polri dalam apel gabungan sekaligus pelaksanaan latihan pengamanan pemilihan umum Legislatif dan Presiden di wilayah Kodam XVII/ Cendrawasih tahun 2019 , di Mako Yonif 751/Raider di Sentani Kabupaten Jayapura.

Pabandya Latihan Kodam XVII/Cendrawasih May. Kav. Yudhi dihadapan para prajurit mengatakan bahwa dalam latihan ini dibutuhkan kekompakan dan selalu bersinergi antara TNI/POLRI.

“Perlu kita ketahui bersama maksud dan tujuan dari dilakukannya brefing kali ini adalah untuk mengatur serta berbagi pengalaman antara yang pernah melakukan kegiatan ini sebelumnya, agar kita bisa saling mengisi dan melengkapi dan juga bisa menyarankan lokasi dalam hal ini yang telah disetujui pimpinan,” ujar May. yudhi.

Sementara itu Kabag Bin Ops Biro Ops Polda Papua AKBP Daniel W. Priyonggo mengatakan bahwa sudah pernah melakukan kegiatan serupa secara bersama. “Saya harap agar bisa saling berbagi informasi, dari materi sispam kota tahun lalu bisa kita jadikan pedomab, namun ada sedikit perubahan saja yang berbeda namun nanti lebih jelasnya kita bisa praktek dan bermain langsung di lapangan,” ujar AKBP Daniel

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS
Facebook
Facebook
Instagram